- Back to Home »
- Yui Yoshioka, Berawal Dari Puisi
Posted by : Unknown
Senin, 27 Januari 2014
Yui Yoshioka, Berawal Dari Puisi

Memutuskan berhenti sekolah di usia
muda dan nekat terjun langsung di dunia musik, malah membuka jalannya
untuk mencapai sukses. Enggak salah, cewek bersuara emas ini kini
menjadi salah satu idola remaja Asia.
Saat duduk di kelas 3 SMP, atas saran ibunyalah YUI mulai menulis puisi
dan menciptakan lagu dari puisinya tersebut. Yang menarik dari YUI, ke
mana pun ia berpergian enggak lupa membawa gitarnya, lho. Baginya, gitar
adalah teman yang setia menemaninya dalam suka dan duka.
Sewaktu SMA, YUI bekerja part time untuk membiayai sekolahnya sendiri.
Saat itu, akunya, ia berharap dapat melupakan sejenak mimpinya jadi
penyanyi. Namun ternyata YUI enggak bisa melupakan sepenuhnya, sehingga
dia akhirnya sampai jatuh sakit. Barulah dia menyadari, sekolah dan
bermusik enggak bisa berjalan bersamaan. Aku harus memilih, begitu kata
hatinya. Setelah sembuh, YUI sering menonton pertunjukan musik
Bianco Nero di jalanan. Selesai tampil di panggung, ia sering bertukar
pikiran dengan Bianco tentang musik. Bianco lantas menyarankan YUI untuk
mengambil kursus privat musik bila ingin serius berkarier di dunia
musik. Seperti mendapat inspirasi, YUI pun langsung mengikuti sarannya.
Dia memutuskan untuk berhenti sekolah umum, lalu banting setir masuk
sekolah musik di kota Fukuoka. Di sana dia mulai belajar menyanyi,
menulis lagu, dan memainkan gitarnya.
Lagu dari Kamar Tidur
Sambil
bersila di atas kasur, YUI perlahan-lahan mulai produktif berkarya. YUI
menulis lagu pertamanya, Why Me di kamar tidurnya. Setelah itu, dia
mulai berani menyanyi di pinggir jalan kawasan Tenjin, Fukuoka sebagai
opening act saat teman-temannya kursusnya bikin pertunjukan. Sebenarnya
nih, YUI anak yang pemalu. Dengan sering-sering tampil di jalanan, ia
jadi memiliki rasa percaya diri menghadapi banyak orang.
Karier professional YUI dimulai pada bulan Maret 2004. Saat itu, atas
rekomendasi guru musiknya, ia mengikuti audisi penyanyi yang diadakan
oleh Sony Music Japan. Dari 20 ribuan peserta hanya terpilih 10 orang,
termasuk YUI. Saat tampil di depan juri, YUI dengan gaya khasnya, duduk
bersila di lantai bernyanyi sambil memetik gitar. Meski tiap perserta
sebenarnya hanya diperkenankan membawakan dua lagu, tetapi YUI
diizinkan membawakan tiga buah lagu, Why Me, It’s Happy Line, dan I
Know. Penampilannya sangat mengesankan para juri, sehingga dia langsung
mendapat skor tertinggi. Sejak itu, berbagai perusahaan rekaman
berebutan ingin mengontraknya. Ketiga lagu yang dibawakannya langsung
menjadi hits dan dirilis dalam format indie di bawah Leaflet Records.
Enggak
lama setelah itu, cewek yang sering berbusana sopan ini lantas
meninggalkan kampung halamannya di Fukuoka untuk pindah ke Tokyo demi
mengembangkan kariernya. Sebelum pergi, dia sempat menulis lagu Feel My
Soul sebagai penghargaan untuk kota kelahiran yang telah memberinya
banyak inspirasi. Sesampainya di Tokyo, seorang produser televisi dari
Fuji TV, Mr. Yamaguchi, melihat video klip demo lagu milik YUI dan dia
sangat tertarik untuk menjadikan lagu YUI sebagai soundtrack drama
Fukigen na Gene. Dari situlah, single Feel My Soul yang dirilis pada 23
Februari 2005 langsung populer dan membuat nama YUI semakin berkibar di
jagad musik Jepang. Single Feel My Soul laku keras hingga 100 ribu
keping. Fantastik! Setelah merilis empat lagu, album pertama YUI
akhirnya keluar juga tanggal 22 Februari 2006 berjudul From Me to You,
terdiri dari 13 lagu, 9 diantaranya belum pernah dirilis.
Laris jadi Soundtrack
Ternyata,
cewek berambut lurus ini enggak cuma jago nyanyi aja, lho. Dia juga
merambah dunia akting dengan membintangi film berjudul Midnight Sun
(Taiyou no Uta). Film yang dirilis di Jepang tanggal 17 Juni 2006 ini
berhasil diputar dalam Festival Film Cannes tahun 2006. Di film ini, YUI
ikut menyumbang lagu berjudul Goodbye Days salah satu sountracknya.
Nama YUI semakin populer setelah ia merilis single ke-6 yang berjudul I
Remember You. Single-single YUI ternyata cocok untuk dijadikan
soundtrack. Salah satunya, single Rolling Star yang digunakan sebagai
lagu pembuka seri ke-5 anime Bleach, dan lagu penutupnya juga
menggunakan single Life miliknya. Enggak cuma soundtrack aja, lagu
Cherry justru digunakan untuk iklan ponsel KDDI Listen Mobile Service.
Pada
tanggal 4 April 2007, YUI merilis album kedua, Can’t Buy My Love yang
menduduki puncak tanggal lagu Oricon selama dua pekan berturut-turut,
dan yang mengagumkan album ini laku lebih dari 500.000 keping! Enggak
mau menunggu lama, pada 13 Juni dia merilis lagu ke-9, My
Generation/Understand yang merupakan single pertama YUI yang berbentuk
double A-side (dua lagu unggulan di sisi A). Lagi-lagi, single ini juga
menjadi soundtrack serial drama Seito Shokun! Masih sama dengan
sebelumnya, Single ke-10, Love&Trusth juga menjadi lagu tema film
Closed Note yang dibintangi Erika Sawajiri.
Single ke-11, Namidairo bernuansa sedih dan muram. Sedangkan single
ke-12, Summer Song yang dirilis pada 2 Juni 2008 berhasil mencapai
penjualan tertinggi di minggu pertama Orion Chart. Album kompilasi
B-side pertamanya, My Short Stories dirilis dengan hits single berjudul
I’ll be yang lantas menjadi single iklan Sony Walkman di Jepang. Setelah
single ini, YUI memutuskan untuk istirahat beberapa bulan agar lebih
fokus pada proyek tahun depan.
Setelah
vakum hampir lima bulan, pada tanggal 3 Juni 2009, lagu terbaru YUI
berjudul Again langsung menjadi opening anime Fullmetal Alchemist
Brotherhood. Lagu yang berhasil terjual 110.000 copies di minggu pertama
ini juga menandai perayaan kembalinya YUI di panggung musik Jepang.
Again menjadi single berpenjualan terbaik di minggu pertama sepanjang
tahun 2009.
Selanjutnya, YUI merilis Gloria, lagu bernuansa musim dingin pada
awal tahun 2010. Eh, tau enggak, single yang merajai Oricon Weekly
Sales ini, menjadikan YUI pemegang predikat konsekutif (4 single
terakhir menduduki puncak Oricon berturut-turut). Pada 14 Juli 2010
lalu, dia juga merilis album keempatnya, Holiday in the Sun, yang
terdiri dari lima lagu, Summer Song, To Mother, Rain, dan Its My Life
serta Your Heaven. Kedua lagu terakhir dirilis pada 26 Januari 2011
lalu. Kabarnya nih, YUI sampai terbang ke Swedia untuk pembuatan movie
videonya.
Sumber : http://www.topidolindonesia.com

