Popular Post

Archive for Januari 2014

YUI SAKIT

By : Unknown
Yui di rumah sakit ?
yui dilanda
gangguan kepanikandia berada di rumah sakit setelah pencampuranobat-obatan dan alkohol !Band rock [ Flower Flower ] vokalisdan gitaris , yui ( 26 ) adalahditemukan dirawat di rumah sakit diTokyo pertengahan Januari tahun ini .yui sudah hiatus pada bulan November2012 dan berkata, "Saya merasa seperti saya sudahmencapai batas . Aku ingin tahu apakah saya bisatiba di suatu titik di mana saya tidak bisalagi mengambil langkah maju atau berdiri. Saya tidak ingin menunjukkan keburukan diri saya . " 
Namun , pada Mei tahun lalu , diamengubah nama panggungnya dari YUI keyui , dan merestart aktivitasnya .Bahkan dia tampil di akhir tahun[ COUNTDOWN JAPAN 13/14 ] , yakin bahwa dia berada dijalan menuju comeback penuh.Apa sebenarnya yang terjadi padanya? Amusisi yang berhubungan dengan hal ini ." Yang benar adalah bahwa baru-baru ini , diadidiagnosis dengan " gangguan kepanikan " , dandiresepkan beberapa stabilisator suasana hati .Dia sengaja mengambil obatdengan beberapa alkohol , dan sangat mempengaruhikesadarannya ,kemudian dikirim kerumah sakit dengan ambulans.
  Dia di rumah dantampaknya ibunya dan pacarbersama-sama dengan dia juga. pacar(  ibu yui mengakui ) adalahanggota band-nya , dan pergi keambulans dengan dia ." Gangguan kepanikan adalah suatu kondisi dimanapasien kadang-kadang akan menderitadari tiba-tiba kehilangan napas ,palpitasi , mual, pusing , danberkeringat . Selain seringmengalami efek ini,pasien akan menderitakecemasan pikiran " ituterjadi lagi? " , dan kasus-kasus di manapasien menghindari pergi ke luarkarena ketakutan yang tidakbiasa . " kata Dr Kusugawa , seorangahli gangguan panik padaklinik mental di Ningyomachi ." Kondisi ini muncul dengan mudah bilaorang berada di bawah stres berat .Seniman , dan terutama orang-orang yangmemiliki sikap perfeksionis ,mungkin perlu berhati-hati dengan ini .Obat SSRI biasanyadiresepkan untuk mengontrol pengaruhkejang , dan sering dipasangkan denganstabilisator mood. menstabilkanEfek biasanya terlihat dalam sebulan ,
 tapi  umum untuk tetap berada padaobat selama 6 bulan dan sampai setahun .
 Mengkonsumsi alkohol dan mentalobat secara bersamaandilarang karena akan merusakgerakan , atau menyebabkan pasien kehilangan kesadaran . Dia mengatakan,Penyakit ini dapat disembuhkan jikadiobati sedini mungkin. kebanyakan pasienterus bekerja bahkan ketikamenjalani pengobatan . " "hati-hati saatdia dikirim ke rumah sakit , diabaik-baik saja dan diberhentikan di hari berikutnya
" Dia benar-benar sibuk menjelang akhirdari tahun lalu , tapi untungnya ditahun baru ini dia telah off .Untuk alasan itu, tampaknya dia tidakmendapatkan  tugas khusus dansaat ini memulihkan diri di rumah .Kali ini ia dirawat di rumah sakitkarena dia tidak cukup tahutentang dampak dariobat-obatan, tapi dengan dukungandari pacar dan ibunya, iatampaknya mendapatkan kembali rasa tenangnya " .
http://zasshi.news.yahoo.co.jp/artikel a = 20140128-00010002 ? -jisin - en
http://forum.yui-lover.com/topic/6736994/1/

gitar yang pernah digunakan YUI

By : Unknown

GITAR YANG PERNAH DIPAKAI YUI :
Yui dikenal sebaga musisi yang lekat dengan figure yang selalu membawa gitar, terlebih gitar akustik. Mengenal Yui, tidak lengkap jika mengenal profil dan lagu-lagunya saja, bagi penulis, yang berusaha memposisikan diri sebagai Yui, gitar menjadi teman yang sangat penting dalam perjalanan hidup, dan menjadi catatan sejarah sendiri dalam perjalanan karir bermusik. Yui yang identik dengan musisi yang selalu membawa gitar ternyata memiliki banyak koleksi gitar yang ia punya sepanjang perjalanan karir bermusiknya, untuk mengetahu berbagai gitar yang pernah dipakai oleh Yui, penulis akan memberikan listnya, berikut adalah daftar gitar yang pernah dipakai Yui Yoshioka :
Gitar pertama
gitar yui 1
Gitar akustik, yaitu Fender GA-45SCE. Sepertinya YUI mendapatkan gitar ini secara gratis dari Fender Japan sebagai bentuk sponsor, agar YUI secara tidak langsung bisa “mempromosikan” gitar ini dalam PV ataupun live performance. YUI memiliki 3 gitar tipe GA-45SCE. Ada yang biasa saja, lalu ada yang memiliki tanda tangan YUI di fret board ke-5 nya, dan yang terakhir memiliki bentuk bridge yang membulat.
Dari informasi yang di dapatkan, gitar ini sekarang sudah  tidak diproduksi lagi. Tapi jika kamu ingin membeli gitar ini, seseorang mungkin menjualnya di Yahoo! Auction Japan. Harga gitar ini adalah sekitar 50.000 Yen, atau kurang lebih Rp. 6.000.000. Lumayan mahal ya, yang pasti untuk kualitas, bisa kalian dengarkan sendiri di lagu-lagunya YUI mulai dari Single Tomorrow’s Way sampai LOVE & TRUTH.
Gitar kedua
gitar yui 2
YUI membeli gitar ini sekitar tahun 2007, atau sebelum Spring & Jump Tour. Gitar ini muncul dalam konser tersebut, YUI menggantikan posisi Fender GA-45SCE dengan gitar ini. Selain
itu, gitar ini juga digunakan dalam beberapa live performance di TV, tapi gitar ini tidak pernah muncul dalam PV apapun. kami belum mendapatkan  informasi yang pasti apakah gitar ini masih diproduksi atau tidak, hanya saja sama halnya dengan Fender GA-45SCE, gitar ini hanya diproduksi di Jepang. Harga gitar ini adalah sekitar 178,500 Yen, atau kurang lebih Rp. 21.420.000. Busyet sampai 3x lipat dari Fender GA-45SCE .
Menurut kami, gitar ini memiliki output suara yang lebih ‘soft’ di bandingkan dengan GA-45SCE, sehingga saat live performance terdengar lebih ramah di telinga.
Gitar ketiga
gitar yui 3
YUI membeli gitar ini sekitar tahun 2008, dalam sebuah wawancara oleh majalah, YUI hampir menangis karna gitar ini. Suatu hari YUI mengunjungi toko alat musik bekas, saat itu dia melihat Martin D-28, tapi dia tidak membeli gitar ini. Di hari selanjutnya, YUI terus memikirkan gitar ini dan bolak-balik ke toko alat musik tersebut, hingga akhirnya YUI membeli gitar ini. Martin D-28 memang salah satu gitar favorit YUI. Sejak didapatkan pada tahun 2008, gitar ini terus muncul dalam berbagai PV, photoshoot untuk single/album, juga live performance. Kemunculan gitar ini pertamakali yakni saat konser Live at Budokan, dalam PV, gitar ini pertamakali tampil dalam PV Namidairo.
Sampai sekarang, gitar ini masih diproduksi oleh Martin & Co. Hanya saja perbedaannya terletak pada umur gitar. Gitar Martin D-28 milik YUI sepertinya sudah berumur cukup tua (terlihat dari penampakan kayu nya). Tahun ini Gitar Martin D-28 dibanderol dengan harga $3,149.00 , atau sekitar Rp. 30.000.000. Sementara umumnya alat musik bekas yang sudah tua harganya akan jauh lebih mahal dibanding harga barang barunya, jadi kami  perkirakan YUI membeli gitar ini seharga Rp. 45.000.000 (terharu). 
Gitar keempat
gitar yui 4
Gitar ini juga YUI dapatkan pada tahun 2008, hanya saja YUI membeli gitar ini dalam keadaan masih baru. Sama halnya seperti Fender ESA-10CE, Martin HD-28V juga secara khusus hanya dipakai saat konser, yakni saat Tur ke-3 : I LOVED YESTERDAY.
Harga gitar ini kurang lebih sama dengan Martin D-28, sekitar Rp. 30.000.000. Perbedaan yang cukup terlihat dari Martin D-28 dan Martin HD-28V adalah dari finishing gitarnya. Martin HD-28V terlihat lebih mengkilap dibanding Martin D-28. Penampakan gitar ini bisa dilihat dengan cukup jelas di video konser I LOVED YESTERDAY saat YUI menyanyikan lagu Good-bye days di akhir konser.
Gitar kelima
gitar yui 5
YUI membeli gitar ini sekitar tahun 2010, saat periode album HOLIDAYS IN THE SUN. Tidak ada informasi yang jelas bagaimana YUI mendapatkan gitar ini. Gitar Martin 000-28 adalah salah  satu gitar favorit YUI. Jika dibandingkan dengan Martin D-28, gitar ini memiliki perawakan yang lebih ramping. Gitar ini banyak digunakan dalam PV, maupun live performance/konser. Untuk PV, gitar ini muncul pada PV It’s My Life serta Green a.live, sedangkan untuk konser, gitar ini digunakan saat tur ke-4 da ke-5. Martin 000-28 saat ini menjadi satu dari 2 gitar yang sering YUI pakai, sementara selama periode album HOW CRAZY YOUR LOVE, YUI tidak pernah terlihat menggunakan Martin D-28.
Finishing dari gitar ini sama seperti Martin HD-28V, yakni finishing glossy, sehingga terlihat mengkilap. Urusan harga, Martin 000-28 dibanderol sebesar $3,349.00, atau sekitar Rp. 32.000.000.
Gitar keenam
gitar yui 6
Ini merupakan gitar akustik terbaru yang dimiliki YUI. Gitar ini YUI dapatkan pada tahun 2011 saat periode album HOW CRAZY YOUR LOVE. Gitar ini dipakai dalam tur ke-5, beberapa TV performance, juga di PV terbaru YUI yaitu fight. Keunikan gitar ini adalah bahwa ternyata gitar ini merupakan handmade, alias dibuat dengan manual tanpa bantuan mesin industri skala besar. Gitar ini juga hanya diproduksi di Jepang.
Penampakan dari gitar ini seperti gabungan antara Martin HD-28V dan Martin 000-28, lebih ramping dan mengkilap. Gitar ini umumnya dibanderol dengan harga 2.000 Yen atau sekitar Rp.24.000.000. Di Jepang, barang hasil produksi dari industri padat karya memang dibanderol dengan harga lebih tinggi daripada produk dari industri padat modal.
Itulah ringkasan singkat mengenai seluk beluk seorang Yui yoshika yang menjadi salah satu inspirasi bagi penulis untuk berkarya. Terima kasih.



makna dibalik lagu cptaan YUI

By : Unknown
MAKNA DALAM LAGU
Sesungguhnya, para pencipta lagu menciptakan sebuah karyanya untuk menyampaikan pesan/makna yang dikemas dalam sebuah lagu. Hal itu juga terjadi pada Yui, semua lagunya sebenarnya ia ciptakan tidak semata-mata untuk sebuah tuntutan, tapi untuk menyampaikan makna dan pesan yang ia rasakan, berikut beberapa makna/pesan yang terkandung dalam beberapa lagu Yui :
CHE.R.RY
Ide awal lagu ini berawal dari keinginannya untuk membuat lagu yang diawali nada chord F.”Jarang ada lagu yang diawali chord F, makanya aku ingin mencoba. Saat membuat lagu ini, aku merasa nadanya terdengar segar dan beda dari laguku sebelumnya,” terang YUI. Untuk liriknya, YUI mencoba menyesuaikan dengan tema musim semi. Ia membayangkan pertemuan dan perpisahan di musim itu; dimulainya tahun ajaran baru, orang-orang saling bertemu untuk pertama kalinya dan jatuh cinta. Sebisa mungkin Ia berharap untuk membuat lagu bernuansa positif yang dapat membuat pendengarnya berdebar-debar karena senang, membayangkan kisah cinta yang akan terjadi pada musim semi. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat lagu ini dengan imej siswi SMA yang mulai jatuh cinta. Kata Cherry memiliki makna cinta pertama.YUI berkata bahwa tanda titik yang menjadi pemisah dalam kata tersebut sengaja dipakai untuk memberi kesan manis cinta yang baru bersemi yang diibaratkan seperti sakura yang sedang mekar.
Driving Today
Lagu ini sejak awal sudah dipersiapkan untuk jadi lagu penyerta single CHE.R.RY. YUI merasa setelah mendengar CHE.R.RY yang ceria, rasanya pas jika lagu berikutnya adalah lagu yang membuat rileks. “Mulanya aku merasa lagu ini terdengar seperti lagu Perancis atau Italia. Bagian chorusnya juga terdengar sebagai lagu barat. Ya…Mungkin itu karena aku waktu itu menyanyikannya dengan lirik asal-asalan,” kata YUI sambil tertawa.
Tokyo
YUI melukiskan perasaannya saat harus meninggalkan Fukuoka dan pindah ke Tokyo demi mengejar karir sebagai musisi. “Sebagai musisi pro, tidak mungkin aku bisa maju dengan hanya menyanyikan lagu kesukaanku kapan saja aku mau. Aku juga bertanya-tanya apakah bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru,” jelas YUI. Saking gugupnya, YUI bahkan sempat tidak mau mendengarkan Tokyo setelah proses rekaman selesai.
Goodbye Days
YUI bercerita bahwa lagu ini sesuai dengan kisah hidup Kaoru yang diperankannya. “Perasaan pertama yang muncul dari lagu ini adalak kelembutan yang ditunjukkan secara canggung. Aku menulis liriknya dengan berpatokan pada hari-hari yang dilalui Kaoru. Arti lagu ini adalah saat menyukai seseorang akan muncul sosok diri kita yang baru dan ucapan selamat tinggal pada kehidupan menyenangkan yang dilalui selama ini. Dalam Taiyou no Uta, aku lebih merasa hidup sebagai Kaoru dan bukan sekedar memerankannya. Aku ingin menggambarkan perasaan bahagianya karena dicintai dan kesadarannya bahwa kelak semua ini akan berakhir,” jelas YUI.
Namidairo
Bermula dari pemikiran bahwa setiap orang pasti pernah merasakan hati mereka seperti Namidairo (warna airmata/sedih). Meski kesedihannya berbeda-beda, tapi pasti semua orang pernah mengalaminya. Untuk liriknya, YUI ingin memakai kata-kata yang nyata. YUI tidak ingin memakai sesuatu yang besar, namun sesuatu yang lebih kecil dan dekat. Ditanya tentang apa warna dari namidairo seorang YUI, ia menjawab bahwa tidak ada warna pasti. Tergantung dari situasi. YUI juga mengatakan bahwa orang yang lembut adalah orang yang yang licik. Karena lembut maka bisa membuat orang menangis. Tapi setelah dipikir-pikir, YUI berkata mungkin ini kelembutan yang lemah. Tentang lirik “wajah sedih terpantul di genangan air”, YUI berkata “Aku pikir saat berjalan-jalan kita pasti melihat dan mendengar banyak hal. Misalkan hanya sepintas melihat genangan air, tapi di sana terpantul wajah kita. Atau bahkan cahaya rembulan. Aku ingin coba menggambarkan situasi seperti itu dalam lagu ini.”
I Wanna be
YUI menulis lagu dengan harapan bisa terus bermusik. Lagu ini diciptakan akhir tahun 2007. Saat itu, YUI hendak membeli buku agenda, tapi saat memikirkan tahun 2008, YUI jadi takut sendiri. Ia merasa di saat-saat seperti itu adalah saat paling tepat untuk menulis lagu. Jadi, YUI pun mulai bermain gitar dan menciptakannya. Ketika disuruh menjelaskan lebih detil tentang ”takut” yang ia rasakan, YUI menjawab ”Hmmm…Misalnya bila aku berpikir penggemar akan berhenti mendengarkan lagu-laguku, aku jadi merasa takut. Sejujurnya aku hanya ingin terus bermusik dan memperdengarkan laguku pada orang banyak. Aku tidak terlalu memperdulikan rangking. Kalau tidak ada yang mendengarkan laguku, rasanya jadi sedih”.

kisah dibalik lagu TOKYO YUI

By : Unknown
Menurut salah seorang rekan YUI, lagu Tokyo digubah YUI berdasarkan kisah nyatanya, yakni ketika ia pertama kali ingin berangkat ke Tokyo. YUI diserang oleh rasa takut yang teramat hebat, karena banyak yang mengatakan “Tokyou wa kowai dei teta” (Tokyo Kota yang menakutkan). Namun ada seorang teman yang tahu perasaan YUI lantas bermaksud menguatkan hati YUI agar pergi sajalah mengejar mimpi ke tokyo. Temannya tersebut lantas memberikan sebuah gitar tua (furuii gitaa) miliknya kepada YUI, setelah itu akhirnya YUI pergi ke Tokyo ditemani gitar tua tersebut. Nah, setelah YUI sukses, dia mencoba menghubungi lagi temannya yang telah memberikan gitar tua dan berjasa menguatkan hati YUI. Namun apa yang terjadi, saat YUI menghubunginya, dia menemukan kabar bahwa ternyata temannya tersebut telah tiada. Lantas dari dasar kisah nyata itu pulalah akhirnya YUI menggubah lagu Tokyo dan itu juga yang mungkin menjadi alasan mengapa YUI menahan tangis saat membawakan lagu Tokyo pada konsernya di Budokan, Tokyo.@Japanlayout

YUI akan istirahat sejenak dari aktivitas musiknya.

By : Unknown
Berikut Translate pesan yg ditulis YUI, kurang lebih artinya sperti ini (mohon maaf jika ada yg masih salah) pesan ini terkait dengan YUI akan istirahat sejenak dari aktivitas musiknya.

Hello Semua

Ini adalah YUI.

Hari ini, aku punya sesuatu untuk di beritahu

Aku, YUI, melakukan aktivitas selama 8 tahun terakhir,
Melalui banyak pertemuan dengan Anda semua, anggota staf dan semua orang yang telah terlibat dengan saya, saya telah melihat hal-hal baru yang saya ingin menantang, Jadi saya telah memutuskan untuk mengambil istirahat dalam persiapan untuk itu.

Saya berpikir sekali lagi, saya akan membuat Anda semua merasa khawatir, tapi aku sudah memutuskan ini dengan pikiran positif, Jadi saya pikir akan menyenangkan untuk mengirimkan keputusan ini kepada Anda melalui pesan tertulis

Penampilan saya mungkin akan berubah di masa depan, tapi karena saya ingin melakukan banyak hal menyenangkan melalui musik berharga saya, jika Anda suka, mulai sekarang, silahkan lanjutkan bersama dengan saya.

Aku akan terus memperbarui status terbaru saya, melalui buku harian dan semacamnya.
Harap mendukung saya dari sekarang.

YUI.

Yui Yoshioka, Berawal Dari Puisi

By : Unknown

Yui Yoshioka, Berawal Dari Puisi




 Memutuskan berhenti sekolah di usia muda dan nekat terjun langsung di dunia musik, malah membuka jalannya untuk mencapai sukses. Enggak salah, cewek bersuara emas ini kini menjadi salah satu idola remaja Asia.

Yui Yoshioka atau yang lebih ngetop dengan nama singkatnya, YUI, lahir di Fukuoka, 26 Maret 1987. Dibesarkan oleh seorang ibu single parent, bakat menyanyi YUI sudah terlihat sejak kecil, ketika itu dia sudah pandai menyanyikan lagu-lagu yang dia dengar di radio. Dari situlah tumbuh cita-citanya untuk jadi penyanyi. 
Saat duduk di kelas 3 SMP, atas saran ibunyalah YUI mulai menulis puisi dan menciptakan lagu dari puisinya tersebut. Yang menarik dari YUI, ke mana pun ia berpergian enggak lupa membawa gitarnya, lho. Baginya, gitar adalah teman yang setia menemaninya dalam suka dan duka.
Sewaktu SMA, YUI bekerja part time untuk membiayai sekolahnya sendiri. Saat itu, akunya, ia berharap dapat melupakan sejenak mimpinya jadi penyanyi. Namun ternyata YUI enggak bisa melupakan sepenuhnya, sehingga dia akhirnya sampai jatuh sakit. Barulah dia menyadari, sekolah dan bermusik enggak bisa berjalan bersamaan. Aku harus memilih, begitu kata hatinya. Setelah sembuh, YUI sering menonton pertunjukan musik Bianco Nero di jalanan. Selesai tampil di panggung, ia sering bertukar pikiran dengan Bianco tentang musik. Bianco lantas menyarankan YUI untuk mengambil kursus privat musik bila ingin serius berkarier di dunia musik. Seperti mendapat inspirasi, YUI pun langsung mengikuti sarannya. Dia memutuskan untuk berhenti sekolah umum, lalu banting setir masuk sekolah musik di kota Fukuoka. Di sana dia mulai belajar menyanyi, menulis lagu, dan memainkan gitarnya. 
Lagu dari Kamar Tidur
Sambil bersila di atas kasur, YUI perlahan-lahan mulai produktif berkarya. YUI menulis lagu pertamanya, Why Me di kamar tidurnya. Setelah itu, dia mulai berani menyanyi di pinggir jalan kawasan Tenjin, Fukuoka sebagai opening act saat teman-temannya kursusnya bikin pertunjukan. Sebenarnya nih, YUI anak yang pemalu. Dengan sering-sering tampil di jalanan, ia jadi memiliki rasa percaya diri menghadapi banyak orang.
Karier professional YUI dimulai pada bulan Maret 2004. Saat itu, atas rekomendasi guru musiknya, ia mengikuti audisi penyanyi yang diadakan oleh Sony Music Japan. Dari 20 ribuan peserta hanya terpilih 10 orang, termasuk YUI. Saat tampil di depan juri, YUI dengan gaya khasnya, duduk bersila di lantai bernyanyi sambil memetik gitar. Meski tiap perserta sebenar­nya hanya diperkenankan membawakan dua lagu, tetapi YUI diizinkan membawakan tiga buah lagu, Why Me, It’s Happy Line, dan I Know. Penampilannya sangat mengesankan para juri, sehingga dia langsung mendapat skor tertinggi. Sejak itu, berbagai perusahaan rekaman berebutan ingin mengontraknya. Ketiga lagu yang dibawakannya langsung menjadi hits dan dirilis dalam format indie di bawah Leaflet Records.
Enggak lama setelah itu, cewek yang sering berbusana sopan ini lantas meninggalkan kampung halamannya di Fukuoka untuk pindah ke Tokyo demi mengembangkan kariernya. Sebelum pergi, dia sempat menulis lagu Feel My Soul sebagai penghargaan untuk kota kelahiran yang telah memberinya ba­nyak inspirasi. Sesampainya di Tokyo, seorang produser televisi dari Fuji TV, Mr. Yamaguchi, melihat video klip demo lagu milik YUI dan dia sangat tertarik untuk menjadikan lagu YUI sebagai soundtrack drama Fukigen na Gene. Dari situlah, single Feel My Soul yang dirilis pada 23 Februari 2005 langsung populer dan membuat nama YUI semakin berkibar di jagad musik Jepang. Single Feel My Soul laku keras hingga 100 ribu keping. Fantastik! Setelah merilis empat lagu, album pertama YUI akhirnya keluar juga tanggal 22 Februari 2006 berjudul From Me to You, terdiri dari 13 lagu, 9 diantaranya belum pernah dirilis. 
Laris jadi Soundtrack 
Ternyata, cewek berambut lurus ini enggak cuma jago nyanyi aja, lho. Dia juga merambah dunia akting dengan membintangi film berjudul Midnight Sun (Taiyou no Uta). Film yang dirilis di Jepang tanggal 17 Juni 2006 ini berhasil diputar dalam Festival Film Cannes tahun 2006. Di film ini, YUI ikut menyumbang lagu berjudul Goodbye Days salah satu sountracknya.
Nama YUI semakin populer setelah ia merilis single ke-6 yang berjudul I Remember You. Single-single YUI ternyata cocok untuk dijadikan soundtrack. Salah satunya, single Rolling Star yang digunakan sebagai lagu pembuka seri ke-5 anime Bleach, dan lagu penutupnya juga menggunakan single Life miliknya. Enggak cuma soundtrack aja, lagu Cherry justru digunakan untuk iklan ponsel KDDI Listen Mobile Service.
Pada tanggal 4 April 2007, YUI merilis album kedua, Can’t Buy My Love yang menduduki puncak tanggal lagu Oricon selama dua pekan berturut-turut, dan yang mengagumkan album ini laku lebih dari 500.000 keping! Enggak mau menunggu lama, pada 13 Juni dia merilis lagu ke-9, My Generation/Understand yang merupakan single pertama YUI yang berbentuk double A-side (dua lagu unggulan di sisi A). Lagi-lagi, single ini juga menjadi soundtrack serial drama Seito Shokun! Masih sama dengan sebelumnya, Single ke-10, Love&Trusth juga menjadi lagu tema film Closed Note yang dibintangi Erika Sawajiri.
Single ke-11, Namidairo bernuansa sedih dan muram. Sedang­kan single ke-12, Summer Song yang dirilis pada 2 Juni 2008 berhasil mencapai penjualan tertinggi di minggu pertama Orion Chart. Album kompilasi B-side pertamanya, My Short Stories dirilis dengan hits single berjudul I’ll be yang lantas menjadi single iklan Sony Walkman di Jepang. Setelah single ini, YUI memutuskan untuk istirahat beberapa bulan agar lebih fokus pada proyek tahun depan.
Setelah vakum hampir lima bulan, pada tanggal 3 Juni 2009, lagu terbaru YUI berjudul Again langsung menjadi opening anime­ Fullmetal Alchemist Brotherhood. Lagu yang berhasil terjual 110.000 copies di minggu pertama ini juga menandai pe­rayaan kembalinya YUI di panggung musik Jepang. Again menjadi single berpenjualan terbaik di minggu pertama sepanjang tahun 2009.
Selanjutnya, YUI merilis Gloria, lagu bernuansa musim di­ng­in pada awal tahun 2010. Eh, tau enggak, single yang merajai­ Oricon Weekly Sales ini, menjadikan YUI pemegang predikat konsekutif (4 single terakhir menduduki puncak Oricon berturut-turut). Pada 14 Juli 2010 lalu, dia juga merilis album keempatnya, Holiday in the Sun, yang terdiri dari lima lagu, Summer Song, To Mother, Rain, dan Its My Life serta Your Heaven. Kedua lagu terakhir dirilis pada 26 Januari 2011 lalu. Kabarnya nih, YUI sampai terbang ke Swedia untuk pembuatan movie videonya.
Sumber : http://www.topidolindonesia.com

- Copyright © J-POP N J ROCK - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -